Sabtu, 24 Agustus 2013

PENGARUH KINERJA ENZIM ALFA -AMYLASE DAN GLUCOAMYLASE PADA PROSES HIDROLISA LIMBAH PADAT TAPIOKA TERHADAP YIELD GLUKOSA







Jual Enzim alfa, beta, gluco amylase

085741862879





Seiring dengan meningkatnya produksi tapioka sekarang ini memberi dampak pada peningkatan jumlah limbah yang dihasilkan. Limbah industri tapioka ini terdiri dari dua jenis, yaitu limbah cair dan limbah padat. Sampai sejauh ini masalah penanganan limbah padat p roduksi tapioka dinilai kurang efektif. Padahal onggok yang diproduksi ari proses ekstraksi masih mengandung konsentrasi pati yang tinggi sehingga jika diolah lebih lanjut dapat menjadi produk yang bernilai tinggi seperti menjadi bioethanol ataupun sebagai sumber energi alternatif lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan limbah padat pabrik tapioka dan mencari komposisi enzim -amylase dan glukoamilase yang tepat dalam menghidrolisa pati menjadi glukosa. Dengan diperolehnya komposisi yang tep at antara enzim -amylase dan glucoamylase diharapkan dapat menaikan yied glukosa. Variabel enzim -amylase yang diguakan adalah 0.3 % (w/w), 0.5% (w/w) dengan waktu likuifikasi 1 jam, 1.5 jam, dan variabel enzim glucoamylase adalah 0.3 % (w/w), 0.5% (w/w). Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan proses batch. Pertama ongok dipanaskan pada 90 �C dan ditambahkan -amylase selama 1 jam and 1.5 jam (sesuai variabel waktu liquifikasi). Kemudian feed di dinginkan sampai 60oC dan ditambahkan glucoamylase sesuai dengan variable, serta dianalisa setelah penambahan glucoamylase selang waktu selama 24 jam. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil yang terbaik diperoleh pada variabel perbandingan enzim -amylase 0,5% dan glucoamylas e 0,5 % dengan waktu likuifikasi 1,5 jam . Kadar glukosa tertinggi mencapai 8.468% dan yield sebesar 0.892 (gr glukosa / gr pati) dengan konversi pati 59.94 %. Serta parameter kinetika berupa Km sebesar 0,0468 g/ml dan rmax = 0,311 g/ml.jam sehingga menghasilkan rate pembentukan glukosa sebesar 0,154 (g/ml.jam)


Alt. Description
The increasing of tapioca production nowadays effected the production of waste. Waste of tapioca industries consist of two kinds, there are liquid waste and solid waste. Further more, tapioca solid waste treatment is ineffective. Weather solid waste (onggok) produced from the extraction process still contain high concentration of starch that can be treadin g to produce high quality product, for example, bio ethanol or other alternative energy source. The purposes of this experiment are to utilize solid waste of tapioca industries and to looking for the exactly composition of α -amylase and gluco-amylase enzymes. The exact composition from both enzymes can be expected to increase the yield of glucose. Variabels of enzyme -amylase for this research are 0.3 % (w/w) and 0.5% (w/w) with liquefaction time were 1 hour and 1.5 hour, and Variabels of enzyme glucoamylase are 0.3 % (w/w) and 0.5% (w/w). This research was held in laboratory scale with batch process. Firstly, tapioca solid waste was pretreated at 90�C and added -amylase for 1 hour and 1.5 hour (variable of liquefaction time). Then, substrate was cooled down to 60oC and added was analysed 24 hour after added . This experiment shows the best ratio between α -amylase and gluco-amylase enzymes 0.5%: 0.5% with liquefaction time were 1 hour . The highest glucose reach to 8.468% and yield 0.892 (g glucose/g starch) with starch conversion 59.94%. Km = 0,0468 g/ml dan rmax = 0,311 g/ml.h, rate glucose 0,154 (g/ml.h)


PURWANINGSIH, DIAN YANUARITA, 


  Contributor:
  1. Dr. Ir. Sri Rachmania Juliastuti, M. Eng.
Rating: 4.5 out of 5

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►

BIO-MOCAF

BIO-MOCAF
Formula Pembuatan Tepung Mocaf

Acetobacter xylinum

Acetobacter xylinum
Bibit Nata De Coco
 

Copyright © 2012. AGROTEKNO LAB - All Rights Reserved Template IdTester by Blog Bamz