Senin, 23 Desember 2013

Pengaruh Penggunaan Probiotik (Bacillus licheniformis dan Lactobacillus sp.) terhadap Daya Tetas Telur, Pertumbuhan, Kelulusan Hidup Larva dan Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy)



Tesis

Ikan gurami memiliki tingkat produktivitas rendah dan pertumbuhannya lambat. Budidaya gurami dihadapkan pada tingginya tingkat kematian pada tahap larva dan benih hingga 50-70%. Dewasa ini probiotik sudah banyak diaplikasikan dalam kegiatan pembenihan maupun pembesaran ikan untuk meningkatkan pertahanan tubuh dan pertumbuhan ikan. Penelitian ini menggunakan mikroba potensial probiotik yang ditujukan terutama dalam meningkatkan daya tetas telur, menurunkan tingkat kematian atau meningkatkan kelulusan hidup larva dan benih. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode ekperimental menggunakan metode Split Plot Design dengan dan 3 kali ulangan. Waktu penelitian untuk masing-masing perlakuan terhadap telur dan larva serta benih selama 4 minggu. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian probiotik pada air pemeliharaan dengan jenis probiotik yang berbeda yaitu menggunakan Bacillus licheniformisdan Lactobacillus sp. Waktu pemberian probiotik diberikan pada telur ikan hingga fase larva, benih ukuran 1-2 cm, dan benih ukuran 4-6 cm. Kepadatan yang diberikan adalah 106 sel/ml dalam air akuarium. Variabel yang diamati adalah variabel bebas berupa jenis probiotik yang diberikan dan ukuran ikan. Adapun variabel tergantungnya. adalah daya tetas telur, pertumbuhan, kelulusan hidup larva dan benih ikan gurami selama pemeliharaan dan setelah uji tantang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh jenis probiotik berbeda yang ditambahkan pada media pemeliharaan tidak berpengaruh terhadap daya tetas telur ikan gurami (Osphronemus gouramy), karena baik pada kontrol maupun perlakuan telur menetas 100%. Pemberian Lactobacillus sp. pada media pemeliharaan larva dan benih ikan gurami memberikan hasil yang lebih baik dari    B.licheniformis terhadap kelulusan hidup selama pemeliharaan maupun setelah diuji tantang dengan A. hydrophila. Benih 4-6 cm menunjukkan respon lebih baik terhadap probiotik jika dibandingkan dengan benih 1-2 cm terlihat dari persentase kelulusan hidupnya.
 
Gouramy (Osphronemus gouramy) is kind of fish with low productivity and slow growth. Gouramy commonly experiences high mortality at larval and juvenile (size of 1-2 cm and 4-6 cm) stages which could reach 50-70%. Today probiotics are widely applied in aquaculture to enhance the body's defens system and growth of fish. This study used potential probiotic microbes which were intended primarily to improve egg hatchability, decrease levels of mortality or increase survival rate of larvae and juveniles. The research was done experimentally using Split Plot Design. The research was conducted for 4 weeks. The treatment was introducing probiotics namely Bacillus licheniformis and Lactobacillus sp. to rearing water at final concentration of 106 cells ml-1.The independent variables were kind of probiotic species and fish size. The dependent variables were the egg hatchability, growth and survival rate of larvae and Juvenile during trial rearing and challenge test. The results showed that of the kind of  probiotic species applied did not affect to egg hatchability indicated by 100% hatchibility rate in both control and treatments. However, the probiotic Lactobacillus sp. has had better protection to larvae and juvenile than      B. licheniformis indicated by higher survival rate during rearing trial and after challenge test to A. hydrophila. The juveniles of 4-6 cm in size showed a higher survival rate than the smaller size.


Jual Probiotik Lactobaillus sp
085741862879
Rating: 4.5 out of 5

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►

BIO-MOCAF

BIO-MOCAF
Formula Pembuatan Tepung Mocaf

Acetobacter xylinum

Acetobacter xylinum
Bibit Nata De Coco
 

Copyright © 2012. AGROTEKNO LAB - All Rights Reserved Template IdTester by Blog Bamz